Thio Setiyawan Part time blogger, mulai merintis dunia menulis sejak 2018 dan mungkin akan terus berlanjut sampai menjadi pekerjaan utama.

Cara Menyimpan Foto dari Whatsapp ke Galeri

2 min read

cara menyimpan foto dari whatsapp ke Galeri

Cara Menyimpan Foto dari Whatsapp ke Galeri tanpa Aplikasi sekalipun – Ada beberapa setingan atau pengaturan yang perlu anda ubah untuk dapat menyimpan foto dari wa ke galeri secara otomatis. Selain itu, anda bisa melakukan cara menyimpan foto dari wa ke galeri secara manual juga lho. Penasaran? yuk simak artikel-nya.

Whatsapp merupakan aplikasi Chatting yang populer di indonesia bahkan di Internasional. Whatsapp sendiri dirilis pada tanggal 03 mei 2009 dan meluncurkan fitur Whatsapp Web pada tanggal 22 januari 2015. (Wikipedia/Whatsapp)

Di Whatsapp kamu bisa mengirim foto, video, dokumen penting bahkan sampai musik (baca: cara mengirim lagu di whatsapp) bisa anda kirimkan di whatsapp ini. Selain mengirim file, anda juga bisa mengirim pesan berbentuk emoji, atau sticker yang ada pada menu Whatsapp itu sendiri.

Nah untuk dapat menyimpan foto dari whatsapp ke galeri, anda perlu melakukan beberapa langkah penting agar foto atau video tersebut dapat secara otomatis langsung terdownload dan masuk ke galeri langsung.

Selain itu, anda bisa memilih metode manual untuk menghemat paket data anda. Karena anda bisa memilih-milih mana foto yang akan disimpan kedalam galeri anda. Nah langsung saja masuk ke cara-nya.

Cara Menyimpan Foto dari Whatsapp ke Galeri

Disini saya akan membagikan 2 cara, yaitu cara menyimpan foto di whatsapp secara otomatis dan cara manual-nya. Anda hanya perlu menyeting-nya pada menu pengaturan yang ada di whatsapp anda. Berikut langkah-langkahnya :

Artikel Terkait :  Cara Logout dari LINE

Cara Menyimpan Foto dari Whatsapp secara Otomatis

  1. Pertama, buka aplikasi Whatsapp di ponsel anda.
  2. Pergi ke menu Setelan.
  3. Setelah itu pilih menu Data dan penyimpanan.
  4. Kemudian atur pada menu Unduh otomatis media dan pada kolom Data Seluler : Ceklis pada semua-nya. Pada kolom Wi-fi : Ceklis pada semua-nya.
  5. Selesai..

Nah dengan begitu ketika anda terhubung ke internet menggunakan wifi ataupun data seluler anda, maka seluruh video dan foto akan otomatis terunduh dan masuk ke penyimpanan (Galeri) anda.

Yapp tetapi kekurangan dari cara diatas adalah terlalu banyak memakan data jika anda menggunakan koneksi data seluler, maka dari itu anda juga bisa menyeting agar anda menyimpan foto dari whatsapp secara manual dan tentu ini akan lebih menghemat kouta data anda.

Berikut cara-nya :

Cara Menyimpan Foto dari Whatsapp secara Manual

  1. Pertama, buka aplikasi Whatsapp di ponsel anda.
  2. Pergi ke menu Setelan.
  3. Setelah itu pilih menu Data dan penyimpanan.
  4. Kemudian atur pada menu Unduh otomatis media dan pada kolom Data Seluler : Hilangkan ceklis pada semua-nya. Pada kolom Wi-fi : Hilangkan ceklis pada semua-nya.
  5. Selesai..

Dengan begitu anda tidak perlu khawatir terlalu boros kouta data internet anda, karena anda sendiri bisa memilih mana foto yang ingin disimpan di galeri anda. Tenang saja, penyimpanan akan tetap sama masuk ke dalam Galeri untuk file foto dan video.

Cara Menampilkan Foto dari Whatsapp di Galeri

Biasa-nya ketika anda menyimpan atau mendownload foto yang ada di chat whatsapp, foto tersebut belum masuk ke dalam galeri ponsel anda. Nah ada solusi dari permasalahan tersebut, berikut langkah-langkah untuk menampilkan foto dari whatsapp di galeri :

  1. Pertama, buka aplikasi Whatsapp di ponsel anda.
  2. Pergi ke menu Setelan.
  3. Kemudian pilih menu Chat.
  4. Pada bagian Setelan Chat, geser ke kanan pada bagian Tampilkan media.
  5. Selesai..
Artikel Terkait :  Cara Mematikan Komentar Story Instagram

Nah dengan begitu, foto dan video yang anda download di chat akan secara otomatis langsung masuk ke dalam galeri ponsel anda.

Penutup

Demikianlah artikel mengenai Cara Menyimpan Foto dari Whatsapp ke Galeri dengan 3 cara mudah. Semoga dengan ada-nya cara ini anda dapat terbantu dalam menyimpan dan menampilkan foto dari wa ke galeri.

Untuk cara diatas tergantung kebutuhan anda ingin menggunakan cara yang mana, kedua-nya mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Dengan contoh : jika cara otomatis terlalu memakan banyak kouta data.

Jika ada yang ingin ditanyakan seputar artikel ini atau anda mempunyai masalah seputar teknologi yang ingin dibantu selesaikan, anda bisa berkomentar di kolom komentar dibawah ini. Jika artikel atau masalah yang diminta masih dalam konteks Teknologi, insyallah bisa saya bantu.

Sekian,

Thio Setiyawan Part time blogger, mulai merintis dunia menulis sejak 2018 dan mungkin akan terus berlanjut sampai menjadi pekerjaan utama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *